✕HoaxIndonesian

[SALAH] Informasi Akan Terjadi Gempa Bumi di Situbondo Dengan Mencatut Nama Kiai

Fact-check by Stophoax.idPublished 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Debunk ini berisi informasi hoaks yang tersebar beberapa waktu lalu melalui pesan berantai whatsapp. Disebutkan bahwa wilayah Situbondo akan mengalami gempa dengan mencatut nama Kiai KH Cholil As’ad yang menyarankan agar warga setempat untuk menyiramkan cuka sambal mebaca shalawat nariyah. Informasi tersebut pun dibantah oleh BPBD Situbondo lewat aun facebooknya dan menyebut informasi tersebut adalah tidak benar.

Warganet khususnya yang berada di daerah Situbondo, Jawa Timur dihebohkan dengan pesan berantai bahwa akan terjadi gempa susulan. Pascagempa bermagnitudo 6,0 yang terjadi sepekan lalu, warga Situbondo kembali dibuat ketar-ketir dengan beredarnya kabar hoax yang diduga berkaitan dengan gempa bumi.

Ironisnya, agar tampak meyakinkan, si pembuat info menyesatkan itu sengaja mencatut nama salah satu kiai di Situbondo.

Dari penelusuran detikcom, pesan berantai itu disebarkan lewat WhatsApp. Isinya, warga disarankan agar tidak tidur pada pukul 22.00 WIB, Rabu (17/10). Mereka juga diminta menyiramkan cuka sambil membaca salawat nariyah.

Di dalam pesan tersebut juga disebutkan bahwa saran ini disampaikan langsung oleh salah satu kiai terkemuka di Situbondo, KH Cholil As’ad.

Dalam pesan berantai itu, warga disuruh menyiramkan cuka di halaman rumah sambil baca salawat. Tadi malam warga yang percaya dan tidak punya cuka, langsung banyak yang beli. Padahal itu info hoax,” kata Syamsul Arifin, salah satu Kepala Dusun di Situbondo kepada detikcom, Kamis (18/10/2018).

Menanggapi tersebarnya informasi ini, BPBD Situbondo pun segera membuat klarifikasi dan menyatakan informasi itu adalah hoax.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mohon Kepada Masyarakat Untuk Tidak Kembali Menyebarkan Pesan Singkat Seperti Di Gambar,” demikian pernyataan resmi BPBD Situbondo lewat akun Facebooknya, sembari menunjukkan screenshoot foto broadcast yang beredar.

Subbag Humas Polres Situbondo juga menyatakan jika informasi tersebut adalah hoax. Untuk itu, Humas Polres Situbondo meminta agar siapapun yang membuat, menyebarkan, dan mengunggah kembali informasi hoax itu di media sosial agar segera menghapusnya.

“Jika tidak, maka ancamannya bisa dijerat dengan perbuatan melanggar tindak pidana. Jelas ada sanksi hukumnya,” tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo.

Where it circulated

SOSIAL MEDIA

Sources and references

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message