✕HoaxIndonesian

[SALAH] Jembatan di Jalan Cemara, Medan Dikatakan Roboh

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“Jembatan di Cemara roboh..,” unggah akun Facebook Ijoen Silalahi ( @junjung.kerenz), Kamis (1/8).

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Unggahan akun Facebook Ijoen Silalahi atau @junjung.kerenz yang berisi foto kemacetan di satu jalan dengan mengatakan “Jembatan di Cemara roboh..” adalah tidak benar. Awak media Tribunnews Medan yang langsung mengunjungi lokasi menyatakan posisi jembatan masih seperti sedia kala.

Akun Facebook Ijoen Silalahi atau @junjung.kerenz membuat unggahan yang menampilkan gambar atau foto dengan kemacetan yang cukup parah di satu jalan. Dalam unggahan tersebut pun ditambahkan narasi “Jembatan di Cemara roboh..,” unggah akun Facebook Ijoen Silalahi ( @junjung.kerenz), Kamis (1/8).

Namun setelah dilakukan penelusuran melalui mesin pencari, unggahan akun Facebook @junjung.kerenz adalah tidak benar.

Dilansir dari Tribunnews.com, awak Tribun yang langsung mengunjungi langsung lokasi menyatakan jembatan di Jalan Cemara tidak roboh.

“Kabar yang beredar itu, ternyata hoax lantaran di kaitkan dengan suasana jalan yang saban hari memang macet sewaktu pagi. Karena tingginya arus kendaraan yang hendak melewati jembatan yang hanya muat untuk dua kendaraan tersebut. Posisi jembatan masih seperti sedia kala tak ada kerusakan. Beberapa pedagang juga masih tampak berjualan dibahu jembatan,” tulis Tribunnews.com pada berita yang bertajuk Warga Medan Heboh, Beredar Informasi Jembatan Cemara Pajak Ikan Rubuh, Ini Fakta Sebenarnya, Kamis (1/8).

Where it circulated

Media Sosial Facebook

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →