✕HoaxIndonesian

[SALAH] Kecelakaan Beruntun di Tol Pemalang akibat yang dari awal searah tiba-tiba dibuat 2 arah

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 3 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Triatmaja membantah petugas kepolisian salah koordinasi di lapangan. Kecelakaan terjadi karena kelalaian ulah pengemudi sendiri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menggegerkan warga tersebut. Meski demikian, lima orang menderita luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah satu akun yang posting video tersebut adalah akun Bagus ( facebook.com/bagus.gatine/ ). Di postingan tersebut, akun ini menuliskan narasi sebagai berikut :

“Mimpi buruk

Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Tol Pemalang yang dari awal searah tiba2 dibuat 2 arah…resikonya begini…, hati2 dlm mengemudikan mobil bila tiba2 tol diubah jadi 2 arah…

#AdminDedi”

Polda Jawa Tengah mengklarifikasi berita hoaks terkait kecelakaan beruntun di ruas tol Semarang. Dalam video yang beredar di media sosial menyebutkan kecelakaan terjadi karena miskoordinasi yang dilakukan petugas kepolisian saat pemberlakuan sistem contra flow.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Triatmaja membantah petugas kepolisian salah koordinasi di lapangan. Kecelakaan terjadi karena kelalaian ulah pengemudi sendiri.

“Kami tegaskan lagi, bahwa kejadian kecelakaan ini akibat dari pengemudi truk yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dan saat ini sedang ditangani oleh Satlantas Polrestabes Semarang,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis 6 Juni 2019.

Dia mengatakan kecelakaan ini bermula saat truk nomor Polisi E-9872-E yang dikemudian oleh Budiyono warga Banyuwangi tak bisa dikendalikan. Truk melaju dari arah selatan (eks gerbang tol Tembalang) ke arah utara (Jatingaleh), tepatnya di kilometer 9 jalur B.

“Karena tidak bisa mengendalikan kendaraan dan akhirnya menabrak 7 kendaraan lain yang sedang dalam kondisi contra flow,” kata Agus.

Delapan unit kendaraan itu di antaranya truk pengangkut buah semangka nopol E-9872-E, Toyota Rush nopol AA-8937-PB, Daihatsu Sigra nopol A-1163-ZT, Isuzu Panther nopol AD-8906-KS, Toyota Avanza nopol H-8862-MF, Daihatsu Xenia nopol B-1124-BOU, Nissan Livina nopol B-1159-TFV, dan Toyota Avanza nopol B-1374-VI.

Peristiwa bermula saat truk E-9872-E berjalan dari arah selatan (eks Pintu Gerbang Tembalang) ke arah utara (Jatingaleh). Diduga pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya hingga menabrak Toyota Rush AA-8937-PB, Sigra A-1163-ZT, Isuzu Phanter AD-8906-KS yang berjalan searah di depanya.

“Kemudian menabrak Toyota Avanza H-8862-MF, Daihatsu Xenia B-1124-BOU, Nissan Livina B-1159-TFV, Toyota Avanza B-1374-VI yang berjalan dari arah utara (Jatingaleh) ke selatan (eks Gerbang Tol Tembalang) yang sedang dalam kondisi contraflow atau rekayasa lalu lintas,” jelas Agus, Rabu (5/6/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menggegerkan warga tersebut. Meski demikian, lima orang menderita luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Lima korban yakni pengemudi Avanza B-1374-PVI, bernama Tupa Marada Opusungu warga Medan yang menderita luka patah kaki kiri. Tiga penumpang kendaraan itu juga turut menjadi korban yakni Semangat Telaumbanua warga Sawo Nias Utara, menderita luka di pelipis. Selanjutnya Alfrid Walter Sahetapi warga Sarimau Maluku, luka dahi lebam dan Veky Bernad Tiwery warga Amantelu Ambon, luka pada di kepala belakang robek.

“Korban luka berikutnya penumpang Panther AD-8906-KS bernama Yemima Husetia, warga Plamongan Indah Semarang, luka pada tangan kanan robek. Semua korban dirawat di RS Elisabeth Semarang,” tambahnya.

Polisi yang menerima laporan kejadian itu bergegas ke lokasi untuk melakukan penanganan. Selain menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga memknta keterangan saksi sekaligus mengumpulkan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Atas kejadian ini Agus meminta masyarakat untuk menyaring segala informasi yang diterima. Masyarakat diminta tidak langsung percaya pada informasi yang meluas secara liar.

“Sebelum membagikan informasi harus disaring dulu. Jika masih ragu bisa mencari informasi ke pihak yang berwenang,” pungkas Agus.

Where it circulated

http://archive.fo/2luUD – Sudah dibagikan 79 kali saat tangkapan layar diambil.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →