[SALAH] Kondisi masjid yang diserang polisi dan brimob saat ini
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Foto yang dibagikan adalah foto kondisi masjid di Sri Lanka setelah penyerangan terhadap sejumlah masjid pada 13 Mei 2019. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
“VIRALKAN!!
Karena semua stasiun televisi tidak menyiarkan kejadian ini
Kondisi masjid yang diserang polisi dan brimob saat ini”
Where it circulated
Akun Salam 2Jari ( facebook.com/Salam-2Jari-349971722461357/ ) – https://web.archive [dot]org/web/20190525170031/ https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=422173875241141&id=34997172… – Sudah dibagikan 5165 kali saat tangkapan layar diambil.
Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan fakta bahwa foto tersebut bukanlah foto keadaan masjid di Indonesia seperti klaim akun sumber tersebut.
Foto tersebut adalah foto keadaan salah satu masjid di Sri langka pasca penyerangan terhadap sejumlah masjid pada 13 Mei 2019. Kerukunan antarumat beragama di Sri Lanka merenggang pascateror bom bunuh diri di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu Paskah lalu. Perselisihan antara komunitas Kristen dan muslim kemudian pecah dan berakhir dengan penyerangan terhadap sejumlah masjid.
Foto ini juga diunggah oleh akun twitter @JackVardan pada tanggal 14 Mei 2019 dengan narasi :
“Ini salah satu masjid di Srilanka. Yang jadi sasaran kelompok ekstrimis. Saya share dengan niat memberi informasi bahwa saudara muslim kita dan kristen di Srilanka sedang diadudomba. Sekaligus saya share agar gambar ini tidak disalahgunakan di Indonesia.”
Sementara itu, dalam keterangan pers di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM pada Rabu (22/5/2019) siang, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal membantah adanya serangan personel Brimob terhadap masjid.
“Saya bantah bahwa Brimob tidak pernah menyerang masjid. Teman kami, rekan kami, TNI juga tidak pernah menyerang masjid, tapi diviralkan menyerang masjid,” ujar Iqbal.
Polda Metro Jaya juga membantah adanya isu-isu yang menyebut personel pengamanan demo di depan gedung Bawaslu mengejar massa hingga masuk ke area masjid. Isu tersebut beredar di sosial media.
“Kemudian ada isu bahwa personel pengamanan masuk ke masjid-masjid untuk mengejar pengunjuk rasa adalah tidak benar,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (22/5/2019).
Atas banyaknya kabar tidak benar yang beredar di masyarakat melalui media sosial, Iqbal menyatakan tim siber di kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap akun-akun yang menyebarluaskan informasi hoaks.
“Ahli-ahli siber, patroli siber kita 24 jam. Kita sudah tau akun-akun mana yang memviralkan, itu connect kepada kelompok-kelompok tertentu,” kata Iqbal.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] “Pengrusakan Mushola di Daerah Bojong Gede Oleh Preman Ambon”
(1) Salinan laporan ke grup Whatsapp internal aparat yang terkait: “13. Pkl 16.45 wib massa BPPKB dikumpulkan oleh Ketua BPPKB (Tatang)dan disampaikan bahwa : a. Jangan terprofokasi oleh situasi akan tetapi tetap waspada atas kejadi ini b.
[BERITA] Polisi Tegaskan Kabar Brimob Sipit dari China Hoaks
Foto anggota Brimob bermata sipit viral di media sosial usai demo di depan Bawaslu kemarin. Polisi angkat bicara dan menegaskan semua anggotanya WNI.