[SALAH] KTP Bernama Selamat Idul Adha
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Di data kependudukan Kota Surakarta tidak ada yang nama Selamat Idul Adha, bahkan didata nasional juga tidak ada.
Di Hari Raya Idul Adha ini di berbagai media sosial beredar gambar KTP Elektronik bernama Selamat Idul Adha dengan alamat di Baron Cilik RT04 RW06, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.
Namun, faktanya KTP tersebut adalah hasil suntingan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua RT setempat, Tri Maryono (55), Rabu (22/8/2019) siang, tepat pada saat Hari Raya Idul Adha 2018.
Dia mengaku juga pernah ditanya oleh keluarga di Semarang terkait KTP hoaks bernama Selamat Idul Adha.
“Dulu saudara saya di Semarang pernah tanya orang dalam KTP itu, nemang benar tetangga saya, tapi namanya bukan itu (Selamat Idul Adha),” ucapnya.
Kata Iyon, nama sebenarnya orang dalam KTP tersebut asalah Nur Prakoso.
Kasus seperti ini berulang kali terjadi, bahkan Disdukcapil sampai memberikan pernyataan lengkapnya di tahun 2017.
Berikut penjelasan lengkap dari tim Teknik Informatika Disdukcapil Surakarta :
1. Secara gambar sebenarnya sudah nampak ada editan pada nama, dilihat dari jenis huruf yang berbeda, namun untuk data selain nama sebenarnya aslinya, dengan biodata inisial NP. Sehingga KTPEL nya asli namun di edit dibagian nama.
2. Di data base kependudukan Kota Surakarta tidak ada yang nama Selamat Idul Adha, bahkan didata base nasional juga tidak ada, justru yang ada namanya : Selamat Idul Fitri, yang alamatnya sekarang di daerah Kalimantan Timur dan berasal dari daerah Jawa.
Fact Checker : Levy Nasution
Where it circulated
Media Sosial
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAKS] KTP Bernama Selamat Idul Adha
Faktanya KTP tersebut adalah hasil suntingan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua RT setempat, Tri Maryono (55), Rabu (22/8/2019) siang, tepat pada saat Hari Raya Idul Adha 2018.
[SALAH] Video Penangkapan Setelah Shalat Idul Adha di Bekasi
Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (UIN Sunan Ampel Surabaya). BUKAN di Bekasi, faktanya video tersebut merupakan sekumpulan warga asing setelah mengadakan jamuan makan Hari Raya Idul Adha di sebuah rumah di Taman Selayang Utama, Batu Caves, Malaysia.
[KLARIFIKASI] Informasi Pihak Kepolisian Akan Bubarkan Warga yang Salat Idul Adha di Jembatan Ampera
Menanggapi hal itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan warga tetap diperkenankan salat di jembatan Ampera. “Tidak benar ada pembubaran itu, kami tetap bolehkan salat Ied di Jembatan Ampera.
[SALAH] "Pemerintah Resmi Izinkan Sholat Idul Adha 1442H Berjamaah"
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul S (Universitas Pendidikan Indonesia) Klaim tersebut salah. Faktanya, Kementerian Agama RI melalui laman media sosial resminya mengonfirmasi bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks.