[SALAH] “Lagi heboh hari ini #putihkansolo”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Lagi heboh hari ini #putihkansolo. Periode merusak akan berakhir… Rezim the end…”
What the fact-checkers found
Foto yang digunakan oleh post SUMBER adalah dokumentasi peristiwa di tahun 2016 lalu, selengkapnya di bagian PENJELASAN.
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.
Post SUMBER menggunakan foto peristiwa tahun 2016 lalu, dihubung-hubungkan dengan peristiwa yang terjadi di hari ini.
Post SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan konteks foto yang sebenarnya, untuk memelintir dan membangun premis.
——
(2) Sumber foto-foto yang digunakan:
Salah satu sumber foto pertama, Damn! I Love Indonesia @ 4 Nov 2016: “HIKMAH DIBALIK AKSI DAMAI 4 NOVEMBER”. Selengkapnya di http://bit.ly/2TKjeKd.
Salah satu sumber foto kedua, Rappler(dot)com @ 1 Des 2016: “Aksi 2 Desember: Warga Jakarta sebaiknya menghindari 5 wilayah ini”. Selengkapnya di http://bit.ly/2M5LNz8.
Where it circulated
http://bit.ly/2TKfyrV, post oleh akun “Salahudin Uno Al Ayubbi” (facebook.com/ilham.paytren.1293), sudah dibagikan 1.563 kali per tangkapan layar dibuat.
https://web.facebook.com/MafindoID/posts/1356419077831060, https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/817077398624797/
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Foto "heboh di kota lampung tepatnya dimetro berakhir tragis seorang ayah melarang anaknya berhijab"
BUKAN di Lampung dan tidak terkait dengan hijab. Kejadian di foto itu adalah seorang pria bernama Wei yang memukul anaknya, peristiwa tersebut terjadi di Kota Ya Long, Goangxi, China pada Februari 2018 karena putrinya menolak untuk pulang dan bersekolah.
[DISINFORMASI] Ponpes Bata-Bata Pamekasan Dukung Khilafah Gantikan Pancasila
Pengasuh Pondok Pesantren Bata-Bata, Pamekasan, Jawa Timur RKH Tohir Zain Abd Hamid membantah dirinya mendukung sistem negara khilafah, sebagaimana tanggapannya atas unggahan status Arya Menak Segoro. “Itu tidak benar.