[SALAH] Mengonsumsi Air Hangat dan Berkumur Dengan Air Garam Dapat Hilangkan Virus Corona
Archived here with a link to the original.
Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Faktanya klaim tersebut adalah hoaks lama yang kembali berulang.
The claim
: “Tolong viralkan..
Kalau kita tidak dapat membantu.. sekurang2nya kita dapat mencegah atau memyelamatkan nyawa org lain.. 👇🏼 Doktor di China mengesahkan. 这 是 100% 準確 的 信息,Ini adalah berita yang 100% BENAR.對於 每个 人 都 非常 有效.Sangat penting bagi setiap orang.為什么 中國 大陸 過去 幾天 大大 減少 了 感染 人數?Mengapa akhir2 ini di China, jumlah orang yang terinfeksi virus telah menurun secara mendadak??.除了 戴 口罩 勤 洗手 外,Selain memakai Mask/masker, rajin membersihkan tangan,他們 只是 簡單 地 每天 漱口 3 次 鹽水.Mereka hanya berkumur dengan air garam 3 kali sehari完成 後, 喝水 5 分鐘.Setelah berkumur, 5 menit kemudian minum air hangat.因為 該 病毒 只能 在 喉嚨 中 侵襲,Oleh kerana virus ini hanya akan menyerang kerongkong,然后 再 侵襲 肺部,Setelah itu menyerang paru-paru,當 受到 鹽水 侵襲 時,Apabila dihancurkan oleh air asin該 病毒 會 死亡 或 胃中 胃中 下來 並 在 胃中 銷毁,,Virus itu akan mati atau terbunuh di perut dan kemudian dihancurkan这 是 預防 冠狀 病毒 流行 的 唯一 方法,Ini adalah satu-satunya cara untuk menangkis Covid19市場 上 没有 藥品,Di pasaran tidak ada obatnya所以 不要 購買.Sebab itu jangan beli.童 綜合 醫院 王叔 昂 醫師:Dr Wang berkata:新 冠 肺炎 在 还 沒有 來到 肺部 之前,Ketika virus itu blm sampai ke paru-paru,它 会 在 喉嚨 部位 存活 4 天.Dia bisa hidup di kerongkong selama 4 hari.在 这个 時候, 人們 會 開始 咳嗽 及 喉痛.Pada masa ini, orang yang terinfeksi akan mulai batuk dan sakit kerongkong.如果 他 能 儘量 喝多 溫 開水 及 或鹽水,,,,,Jika orang yang terinfeksi kerap minum air suam panas dan air garam就能 消灭 病菌.Akan dapat memusnahkan virus covid19 ini儘快 把 此 訊息 转達 一下,Cepat sebarkan pesan ini.因爲 你 會 救 他人 一 命!Kerana Anda setidaknya, dapat menyelamatkan 1 nyawa orang…“
What the fact-checkers found
: Beredar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa berkumur dengan air garam sebanyak 3 kali sehari dan minum air hangat, dapat menghancurkan virus corona di dalam tubuh. Hal ini disebutkan menjadi rahasia penurunan angka orang terinveksi Covid-19 di Cina. Namun setelah melakukan penelusuran ditemukan fakta bahwa narasi ini merupakan hoaks lama yang kembali berulang.
Melansir dari kumpulan artikel di turnbackhoax.id, setidaknya terdapat 4 artikel yang membahas hoaks yang sama. Pada laman resmi hoax buster covid.go.id menyebutkan bahwa hingga saat ini, belum ditemukan bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat dapat mengeluarkan virus corona dari tenggorokan.
Campuran garam dan air hangat sendiri memang dapat membantu orang sembuh dari flu lebih cepat, namun belum ditemukan bukti bahwa bahan-bahan alami tersebut mampu mencegah infeksi saluran pernafasan. Artikel periksa fakta dari snopes.com juga menyebutkan bahwa berkumur dengan campuran garam dan air hangat atau campuran lain seperti cuka memang efektif menyembuhkan manusia dari flu dan batuk.
Namun campuran alami ini belum terbukti dapat menyembuhkan seseorang dari inveksi akibat Covid-19. Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan bahwa berkumur dengan air garam dan langsung minum air hangat dapat menyembuhkan inveksi akibat Covid-19, merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. Perlu berhati-hati dalam memilih informasi terkait Covid-19 di tengah kabar jenis baru Covid-19.
Where it circulated
Sources and references
- 1
Editor: Bentang Febrylian
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Berkumur dengan Air Garam dan Meminum Air Hangat Dapat Membunuh Virus Corona di Dalam Perut
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Belum ada bukti ilmiah bahwa kandungan natrium yang terdapat dalam air garam dapat membunuh virus Corona.
[SALAH] Berkumur dengan Air Hangat dan Air Garam Dapat Menghilangkan Virus Corona
Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Faktanya, belum ditemukan bukti kuat yang dapat membenarkan klaim tersebut.
[SALAH] Pesan Berantai "Salah Satu Cara Untuk Menangkis Virus Covid-19 Dengan Air Garam dan Air Hangat"
Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta). Informasi tersebut tidak benar. Faktanya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim “kumur air garam dan air hangat" dapat sembuhkan Covid-19.