[SALAH] "MetroTV Akui Anies Adalah Presiden RI"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Di video asli, Anies Baswedan tetap ditulis sebagai Gubernur DKI Jakarta. Foto itu merupakan potongan dari video berita yang headlinenya “PRESIDEN TINJAU KESIAPAN KENORMALAN BARU” karena memang berisi liputan tentang Presiden Joko Widodo yang meninjau kesiapan kenormalan baru di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta pada 26 Mei 2020.
Berikut kutipan artikelnya:
“Stasiun televisi nasional MetroTV ‘mengakui’ bahwa Anies Baswedan bukanlah Gubernur DKI Jakarta melainkan Presiden RI. Hal tersebut terlihat dari teks headline berita berjudul “Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru” di program Selamat Pagi Indonesia. Padahal di situ adalah gambar Anies Baswedan yang sedang diwawancarai.”
Selengkapnya di https://archive.md/IZwer (Arsip)
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa stasiun televisi MetroTV mengakui Anies Baswedan adalah Presiden Republik Indonesia karena menampilkan gambar Anies Baswedan yang sedang diwawancarai dengan teks headline berita berjudul “Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru” adalah klaim yang salah.
Foto itu merupakan potongan dari video berita yang teks headlinenya “PRESIDEN TINJAU KESIAPAN KENORMALAN BARU” karena memang berisi liputan tentang Presiden Joko Widodo yang meninjau kesiapan kenormalan baru di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta pada 26 Mei 2020.
Di video asli yang berdurasi 9 menit 40 detik, pada menit ke 6:23, Anies Baswedan tetap ditulis sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Video aslii diunggah oleh kanal Youtube milik metrotvnews pada 25 Mei 2020 dengan judul “Kesiapan Kenormalan Baru”.
Video itu merupakan bagian dari acara “Selamat Pagi Indonesia” yang berisi liputan langsung kegiatan Presiden Joko Widodo yang meninjau kesiapan kenormalan baru di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga didampingi oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BERITA] "CEK FAKTA: Presiden Turki Erdogan Tak Akui Kemenangan Jokowi di Pilpres?"
“Teks dalam artikel ”Info Dari Turki : Erdogan Tidak Pernah Akui Kemenangan Jokowi” tersebut merupakan hasil menjiplak artikel media terverifikasi Dewan Pers, yakni Detik.com pada hari Kamis (18/4).
[SALAH] Video Obama Merilis Lukisan Prabowo
“Beredar sebuah cuplikan video yang berisi mantan presiden Amerika Serikat Obama membuka kain hitam yang berisi lukisan Prabowo Subianto, yang sebenarnya terjadi adalah video tersebut merupakan hasil suntingan dari video saat Obama dan istrinya Michelle…
[SALAH] Erdogan Tidak Pernah Akui Kemenangan Jokowi
Artikel dalam laman daring aljazera.online yang berjudul “Info Dari Turki: Erdogan Tidak Pernah Akui Kemenangan Jokowi” merupakan pelintiran dari artikel detik.com berjudul “Sudah 21 Kepala Negara Ucap Selamat ke Jokowi, Erdogan Juga akan Telepon.” Dalam…
[KLARIFIKASI] “Ini Penyebab Paspampres Cegah Anies Baswedan Dampingi Jokowi Serahkan Piala Presiden 2018”
“”Tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden yang disiapkan panitia.