[SALAH] "Pelaku penculikan anak berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya Aditama menyatakan bahwa informasi penculikan itu adalah tidak benar dan berita bohong.
“Kabar itu tidak benar. Tidak ada penangkapan pelaku penculikan anak,” jawab Rendy kepada jatimnow.com, Jumat (14/2/2020).
Rendy juga mengaku sudah mengetahui bahwa kabar bohong tersebut sudah tersebar di media sosial. Dan ia kembali menegaskan bahwa Polsek Tegalsari tidak pernah menerima laporan dan penangkapan atas kasus penculikan anak.
“Kabar di medsos itu hoaks. Saya menghimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap kabar di medsos yang belum tentu benar,” tegasnya.
Selain itu, Alumnus AKPOL Tahun 2005 ini juga meminta agar para orangtua selalu waspada dan menjaga anak-anaknya. Bukan karena ada kabar penculikan anak, tetapi agar para orangtua selalu mengawasi jangan sampai anak-anak mereka terjerumus dalam tindak kejahatan atau pengaruh narkoba.
Sementara foto bayi yang diikat kain tersebut adalah bayi korban penyiksaan di Malaysia pada tahun 2017.
4 wanita yang seharusnya merawat anak-anak di kamar bayi ternyata melecehkan anak-anak dengan mengikat mereka untuk membuat pekerjaan mereka lebih mudah.
Manajer kamar bayi juga telah ditahan oleh polisi untuk diinterogasi.
Where it circulated
https://perma.cc/NBM5-JVEL (Arsip) – Sudah dibagikan 923 kali saat tangkapan layar diambil.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message