✕HoaxIndonesian

[SALAH] Penasihat Istana RI adalah Anggota Partai Komunis Cina

Fact-check by CekFakta.comPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

The claim

Baru-baru ini beredar sebuah informasi bahwa Presiden Jokowi mengangkat Jack Ma sebagai penasehat Istana. Yang dipersoalkan dalam informasi itu adalah Jack Ma menjadi anggota Partai Komunis China. Informasi itu diunggah oleh akun Tata di Facebook pada 28 Desember 2018. Dia menyertakan video berdurasi 1 menit 32 detik dengan tulisan:

“Tetap waspada, bahaya komunis, rapatkan barisan, menangkan Prabowo sandi!! #PAS”

Rated Hoax by CekFakta.com.

What the fact-checkers found

Jack Ma menerima tawaran menjadi penasihat panitia pengarah roadmap e-commerce Indonesia. Ma datang ke Indonesia pada Oktober 2018 untuk menghadiri rangkaian acara Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional – Bank Dunia di Bali. Sementara surat kabar pendukung pemerintah Cina, The People’s Daily, mengkonfirmasi bahwa Jack Ma menjadi anggota Partai Komunis China (CPC) pada November 2018.

Kesimpulan

Dari fakta di atas bahwa video yang menyebutkan penasihat Istana RI adalah anggota Partai Komunis Cina adalah salah. Penunjukan Jack Ma oleh pemerintah Indonesia hanya sebagai penasihat panitia pengarah e-commerce dalam kapasitasnya sebagai pendiri Alibaba Group.

Where it circulated

Facebook

Sources and references

Original source: cekfakta.comOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message