✕HoaxIndonesian

[SALAH] Pesepakbola Christian Eriksen Terkena Serangan Jantung setelah Divaksin

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Direktur Inter Milan menegaskan bahwa Eriksen belum menerima vaksin.

The claim

[diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia] “Christian Eriksen, seorang pesepakbola yang sehat dan bermain untuk salah satu klub sepakbola terbaik di dunia dengan tim medis terbaik, terjatuh di lapangan hari ini karena serangan jantung. Syukurlah mereka dapat menyelamatkan nyawanya. Ia baru saja disuntik vaksin Pfizer beberapa hari yang lalu Kepala Tim Medis dan Dokter Spesialis Jantung Inter Milan membenarkan bahwa ia baru saja disuntik vaksin Pfizer 12 hari yang lalu. Dokter itu bicara satu jam yang lalu di Radio Sportiva Italia."

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Akun Twitter dengan nama pengguna ya_yo2 mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa pesepakbola Christian Eriksen mengalami serangan jantung pada saat pertandingan Piala Euro 2020 melawan Finlandia setelah disuntik vaksin Pfizer, 12 hari sebelumnya. Narasi tersebut juga menyatakan bahwa kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Tim Medis dan Dokter Spesialis Jantung Inter Milan dan disiarkan melalui media Italia, Radio Sportiva.

Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta menegaskan bahwa Eriksen belum menerima vaksinasi Covid-19 sama sekali. Lebih lanjut, pihak Radio Sportiva melalui akun Twitter resminya telah menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyiarkan berita apapun terkait kondisi Eriksen, termasuk pendapat dari tim medis Inter Milan.

Beberapa artikel medis menyatakan bahwa serangan jantung sendiri biasanya memang terjadi kepada orang-orang berusia di bawah 35 tahun ketika sedang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna ya_yo2 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message