✕HoaxIndonesian

[SALAH] Polisi akting kena anak panah

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkapkan, apa yang dialami polisi tersebut adalah kenyataan, bukan rekayasa. Polisi yang terluka tersebut adalah Bripda Supratman yang mengamankan unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bripda Supratman terkena anak panah saat unjuk rasa tanggal 27 September, jam 21.00 WIT.

“Tak ada kejahatan yang sempurna. Belajar akting di mana pak?”

Dalam video tersebut tampak seorang polisi yang di bagian depan bahunya tertancap anak panah.

Menanggapi kabar yang beredar, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkapkan, apa yang dialami polisi tersebut adalah kenyataan, bukan rekayasa.

“Itu anggota saya sakit juga. Bukan pura-pura itu,” ujar Wahyu saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (1/10/2019).

Adapun Wahyu menjelaskan bahwa polisi yang terluka itu adalah anggotanya, yakni Bripda Supratman yang mengamankan unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Dia terkena anak panah saat unjuk rasa tanggal 27 September, jam 21.00 WIT, di Jalan Urip Sumoharjo,” ujar Wahyu menjelaskan kejadian.

Setelah mengelami kejadian itu, Bripda Supratman langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara, Wahyu juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang simpang siur.

Selain dari pihak kepolisian, korban terkena anak panah ini juga berasal dari wartawan.

Mereka adalah Erwin, jurnalis dari Kabarmakassar.com dan Rusdi dari Makassartoday.com.

Anak panah yang mengenai Erwin hanya menyerempet di topi sisi kanan. Sementara anak busur yang mengenai Rusdi cukup parah. Malam ini masih dirawat di RS Awal Bross.

“Kena dada kanan, kedalaman sekitar 2 cm. Dokter mengharuskan untuk opname untuk dipantau perkembangannya. Sementara ini tidak ada organ dalam tubuh yang terkena,” tutur Rusdi.

Polisi mengamankan 20 mahasiswa terkait demo ricuh di Makassar, Sulsel, Jumat (27/9). Kericuhan membuat sejumlah orang terluka, termasuk polisi.

“Ada mahasiswa 20 diamankan, masih diperiksa. Jika tidak terlibat, dikembalikan,” kata Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe kepada wartawan, Sabtu (28/9/2019).

Where it circulated

https://perma.cc/X2ZN-NHZ4 (Arsip) – Sudah dire-twit 13.600 kali saat tangkapan layar diambil.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Ade Armando Akting Sakit Ketika Mau Dipanggil Polisi

Narasi yang menyertai foto tidak sesuai. Sebab, berdasarkan keterangan Ade Armando, foto yang diunggah tersebut bukan baru diambil melainkan foto lamanya saat melakukan donor darah. “Waduh. Itu foto lama ketika saya donor darah,” kata Ade.

TurnBackHoax (MAFINDO)Nov 9, 2019
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Razia Masker di Seluruh Indonesia mengerahkan Lintas Sektor

Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta). Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan bahwa hal tersebut tidak benar dan pihak yang…

Satgas COVID-19 Hoax BusterJun 8, 2021
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Razia Masker Serentak di Seluruh Wilayah Indonesia dengan Denda Rp250.000

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Informasi yang salah. Dirlantas Polda Sulawesi Selatan dan Ditlantas Polda DIY telah menegaskan bahwa kabar mengenai razia masker serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan denda Rp250.000…

Satgas COVID-19 Hoax BusterNov 23, 2020
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Razia Masker Serentak di Seluruh Indonesia Dengan Denda Rp250 Ribu

Hasil Periksa Fakta Rizky Maulana (Universitas Bina Sarana Informatika). Hoaks berulang, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyatakan pesan berantai terkait razia masker serentak oleh Direktorat Lalu Lintas Polda…

Satgas COVID-19 Hoax BusterJan 21, 2021