[SALAH] Populasi Muslim di India Mencapai 30%
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Muslims are 30% Indian majority”
“They are NOT minority in India”
Terjemahan:
“Muslim merupakan 30% mayoritas di India”
“Mereka BUKAN minoritas di India”
What the fact-checkers found
Hasil periksa fakta Evarizma Zahra (Universitas Diponegoro)
Informasi tersebut salah. Faktanya, presentase Muslim di India saat ini sebesar 14.2% bukan 30%. Serta, foto yang dicantumkan merupakan foto di Bangladesh, bukan di India.
Akun Twitter @TapasNiyama (No Country For Sadhus), yang diunggah pada 19 Oktober 2020, dengan mengunggah foto umat Muslim yang sedang beribadah bersama, menyebarluaskan informasi bahwa foto itu diambil di India dan mengindikasikan bahwa umat Muslim di India mencapai 30% total populasi di India. Unggahan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 287 kali. Selain itu, terdapat 458 orang menyukai, diikuti dengan 18 orang yang memberikan komentar.
Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, dilansir dari website World Population Review tahun 2020, menunjukkan bahwa populasi Muslim di India berjumlah 195,000,000 orang dari total penduduk India yang berjumlah 1,380,004,385 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa presentase Muslim di India pada tahun 2020 hanya sebesar 14.2%. Terlebih lagi, menurut artikel yang dilansir dari portal berita Mint menyatakan bahwa dibutuhkan setidaknya hingga tahun 2091 di mana umat Muslim di India bisa melebihi umat Hindu. Penelitian yang serupa juga diterbitkan oleh Pew Research Center pada April 2015 yang mencantumkan informasi bahwa hingga 2050, populasi Muslim di India hanya akan mencapai 18.4%, meskipun Muslim di India memang mengalami pertumbuhan yang pesat.
Selain itu, gambar yang diunggah oleh @TapasNiyama bukanlah gambar umat Muslim yang sedang beribadah di India, melainkan gambar yang diambil di Bangladesh saat sholat Jumat. Gambar tersebut merupakan hasil tangkapan fotografer yang menyerahkan fotonya ke National Geographic dan diunggah pada situs Business Insider India.
Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @TapasNiyama tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap foto umat Muslim di Bangladesh.
Where it circulated
Postingan Twitter @TapasNiyama
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message