[SALAH] Ramuan Penangkal Covid-19 oleh Kemenkes
Archived here with a link to the original.
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Informasi yang salah. Surat edaran tersebut bukan resep ramuan penangkal Covid-19 melainkan saran Kemenkes dalam memanfaatkan obat tradisional untuk memelihara kesehatan,…
The claim
“Ramuan penangkal covid 19 ala KEMENKES Semoga bermanfaat "
What the fact-checkers found
Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Wiena Bundax Nizam memposting beberapa tangkapan layar sebuah dokumen yang diklaim adalah ramuan penangkal Covid-19 oleh Kemenkes. Postingan disukai sebanyak 13 kali, dikomentari sebanyak 7 kali, dan disebarkan kembali 5 kali.
Setelah melakukan penelusuran, isi surat edaran tersebut bukanlah ramuan untuk menangkal Covid-19 melainkan tentang pemanfaatan obat tradisional untuk dalam upaya pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan Kesehatan di masa darurat kesehatan hingga bencana nasional Covid-19.
Ada beberapa perbedaan dalam versi file yang beredar di media sosial dengan file asli oleh Kemenkes, yaitu perihal jumlah halaman yang terlampir pada file di media sosial hanya berjumlah 3 lembar sedangkan file asli oleh Kemenkes berisikan 5 lembar. Melihat dari penjelasan tersebut, klaim dokumen berisikan ramuan penangkal Covid-19 oleh Kemenkes adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Salah/False Context.
Where it circulated
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Pesan Berantai Rekrutmen Relawan Untuk Merawat Pasien Covid 19 di Wisma Atlet Oleh Dokter Irna
Pesan berantai tersebut merupakan hoaks yang sudah pernah diperiksa faktanya pada bulan 24 Maret 2020 dan 13 Desember 2020. Adapun, rekrutmen relawan itu sudah ditutup semenjak 20 Maret 2020.
[SALAH] Lianhua Qingwen Dapat Digunakan Sebagai Obat Covid-19
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Informasi yang salah. Faktanya, BPOM menyetujui peredaran obat herbal Lianhua Qingwen untuk meredakan panas dalam dan batuk, bukan untuk mengobati pasien Covid-19 ataupun…