✕HoaxIndonesian

[SALAH] Rumah DP 0% DKI Jakarta dengan Foto Peti Mati

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia). Narasi yang salah. Foto tersebut adalah proses pembuatan peti jenazah oleh pengusaha dekorasi pernikahan yang beralih profesi di Bogor.

The claim

“Tepok tangan dah" “RUMAH DP 0% DKI JAKARTA Rumah masa depan BUKAN SEKEDAR JANJI TAPI BUKTI !!"

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Laman Facebook bernama “Tetap Jokowi 2019" mengunggah status pada tanggal 10/9/2020 berupa gambar pekerja membuat peti dengan narasi rumah DP 0% DKI Jakarta bukan sekedar janji. Dari hasil penelusuran, diketahui foto tersebut adalah proses pembuatan peti mati yang ada di Bogor. Dilansir dari kompas.com, seorang pengusaha dekorasi pernikahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat bernama Ranky Safitri beralih profesi menjadi pembuat peti jenazah.

Hal itu dilakukan untuk dapat bertahan hidup dan tetap dapat menggaji karyawan di tengah pandemi. Pada pemberitaan tribunnews.com diperlihatkan rekaman pembuatan peti mati tersebut. Dalam video yang diunggah pada 04/5/2020 itu dijelaskan jika pembuatan peti berlokasi di lahan bekas pencucian mobil dan pemilik usaha belajar membuat peti dari internet.

Sementara itu dilansir dari website resmi rumah DP 0 Rupiah Jakarta, samawa.jakarta.go.id disebutkan pembangunan proyek tersebut berupa rusun (rumah susun) ‘SAMAWA’ yang bertempat di Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur. Proyek ini telah dibuka dari tahun 2019 lalu dan menurut kontan.co.id sudah ada 168 unit terjual di awal bulan Juli 2020. Dari penelusuran di atas, status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →