[SALAH] "ujar Xi Jin Ping Hanya Indonesia Yg Mampu Mengendalikan Covid 19"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
"Presiden RI. Ir H: Joko Widodo. Di Nobatkan Pemimpin Petama Yg Sangat Mampu Mengendalikan Situasi Terkini atas Covid 19 Presiden China Xi Jin Ping Menyebut Presiden RI sangat Luar Biasa👍👍 Mampu Mengayomi Seluruh Rakyat Indonesia Dengan Kualitas Yg Tidak Bisa Di Anggap Enteng Oleh Negara Laen Dari Sekian Negara2 Tetangga Termasuk Australia,, masih di bawah Indonesia Padahal Australia Sudah Lebih Dulu Terkena Wabah Virus Corona.
Hanya Negara Indonesia Yg Mampu Mengendalikan Penyakit Mematikan Itu, ujar Persiden Xi Jin Ping Di Kantornya, China Negara Maju, Tapi Indonesia Mampu Menyainginya. Semua Negara Menjadi Tercengang dengan kemampuan Indonesia saat Ini. Presiden Jokowi Selalu Jadi Perbincangan hangat berbagai Negara Saat Ini. Selamat Bertugas Presiden RI Doa Rakyat Yg Baik Selalu Menyertaimu.";
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] "Ganja Mampu Menangkal COVID-19"
Hasil Periksa Fakta Auliyaa Muhammad Hesa (Anggota Komisariat MAFINDO UI & UKM FC UI) Sebuah artikel berita yang menyatakan Prof. Dr. Musri Masman mengatakan senyawa dalam ganja yaitu CBD mampu menangkal virus Corona atau COVID-19 tidak benar.
[SALAH] Pernyataan Moh Indro Cahyono "TERBONGKAR SUDAH!!! FAKTA COVID 19"
Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk). Moh Indro Cahyono menyatakan, namanya telah dicatut dalam pesan berantai tentang penjelasan ilmiah Covid-19 dan meluruskan kabar tersebut.
[HOAKS] Informasi Faskes di Kabupaten Bekasi Tidak Mampu Tampung Pasien Covid-19
[SALAH] Jus Jahe dan Lada Hitam Mampu Sembuhkan Covid-19
Informasi tersebut menyesatkan. WHO memberi bantahan terkait klaim lada mampu mencegah atau menyembuhkan Covid-19. Dinyatakan pula bahwa, WHO tidak merekomendasikan pengobatan rumahan atau tradisional untuk menangani Covid-19.