✕HoaxIndonesian

[SALAH] Ustadz Maaher Meninggal Karena Disuntik Paksa di Penjara

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia) Informasi yang menyesatkan. Faktanya, meninggalnya Ustadz Maaher di Rutan Mabes Polri dikarenakan sakit yang dideritanya.

The claim

“Innalillahi wa inna ilaihi Roji’uun…. Sahabat dekat Guz Ali timor yaitu ustad Maher meninggal di dalam penjara Bareskrim mabes polr… Beberapa kali tes hasil negative Lalu di paksa di suntik kemudian meninggal Nanti setelah para ulama habis giliran siapa lagi nih "

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Telah beredar pesan berantai yang menginformasikan berita meninggalnya ustad Maher di dalam Rutan Mabes Polri. Adapun penyebab kematian Ustadz Maaher yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut disebabkan oleh penyuntikan paksa. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi dalam pesan tersebut menyesatkan. Mengutip dari medcom, pihak kepolisian membantah isu penyiksaan Ustadz Maaher.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan tidak membenarkan adanya penyiksaan yang dialami Ustadz Maaher sebelum meninggal dunia. “Enggak benar kalau disiksa. Almarhum meninggal pukul 19.30 WIB," ujarnya. Selain itu, mengutip dari detiknews, pihak keluarga Ustadz Maaher juga membantah isu penyiksaan almarhum sebelum meninggal dunia dan mengonformasi bahwa informasi yang tersebar itu adalah hoaks. “Aman kok, almarhum nggak disiksa.

Sejauh ini penyidik perlakuannya baik. Jadi minta tolong teman-teman media bantu nge-counter hoax-hoax itu lah," tegas Jamal, kakak ipar almarhum Ustadz Maaher. Jamal menambahkan, Ustadz Maaher sebelumnya menderita penyakit TB usus bahkan sebelum kasus kebencian yang membuatnya mendekam di Rutan Mabes Polri. Dari berbagai fakta yang telah dijelaskan, pesan berantai ini dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

Where it circulated

Pesan Berantai

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message