✕HoaxIndonesian

[SALAH] Vaksin yang disimpan -80 Derajat Bukanlah Vaksin Melainkan Agen Transfeksi yang Dapat Memanipulasi Genetika Manusia

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

The claim

“Setiap vaksin yang dikirimkan dan disimpan pada suhu -80 derajat bukanlah vaksin. Ini adalah agen transfeksi yang dijaga tetap hidup sehingga akan menginfeksi sel-selmu dan memindahkan materi genetiknya ke dalam sel-sel tubuhmu. Ini artinya dengan kata lain materi genetik sel-selmu akan digantikan dan diubah oleh/dengan materi genetik virus hasil rekayasa laboratorium yang ada di dalam vaksin. Jangan mau dibodohi.

Ini adalah apa yang disebut manipulasi genetika manusia dalam skala masif (melalui vaksinasi massal). Pelajari dengan cermat cara kerja virus menginfeksi untuk benar-benar paham “operasi rekayasa/manipulasi genetika" melalui vaksinasi. Ini adalah sebentuk “senjata biologi" untuk memodifikasi genetika manusia. Tujuannya adalah justru untuk melemahkan daya tahan tubuh atau mematikan kecerdasan biologi tubuh alamiah.

Sadarilah bahwa fitur sistem biologi tubuh desain asli dari kelahiran adalah desain tercanggih yang hanya perlu dikenali dan dilatih cara pengoperasiannya. Jangan biarkan orang lain mengutak-atik tubuhmu. Tuhan mencintaimu. …(((

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Informasi yang salah. Faktanya, vaksin khususnya yang berbasis mRNA memang harus disimpan dalam suhu yang sangat dingin contohnya seperti vaksin Pfizer yang harus disimpan pada -70 derajat Celcius.

Where it circulated

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message