[SALAH] Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Non DKI Jakarta di Istora Senayan
Archived here with a link to the original.
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariar MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia) Faktanya, mengutip dari Kompas, Staf Khusus Menteri BUMN sekaligus Koordinator PMO Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Arya…
The claim
“ISTORA SENAYAN info utk anak siantar yg di JABODETABEK . VaksinUntukKIta LANSIA_DAN_KTP_DKI Lansia pagi hari, yg dibawah 60 tahun siang hariSetiap hari termsk hari Sabtu dan MingguPukul : 8.00 SD 16.00 pintu A usia 60 keatas. pintu B usia 40 sd 60. pintu c 40 ke bawa"
What the fact-checkers found
Akun Facebook Shanti Triana Hutagaol membagikan informasi terkait vaksinasi untuk warga luar DKI Jakarta yang berusia 40 sampai 60 tahun ke atas di Istora Senayan pada grup Anak Siantar. Di dalam informasi tersebut, disebutkan juga layanan vaksinasi dibuka setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak benar adanya.
Mengutip dari Kompas, Staf Khusus Menteri BUMN sekaligus Koordinator PMO Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Arya Sinulingga menegaskan bahwa vaksinasi yang digelar di Istora Senayan hanya diperuntukkan bagi pegawai publik dan lansia yang terdata di DKI Jakarta.
“Jadi, bukan untuk yang bukan pegawai publik dan non lansia, informasi itu adalah hoaks yang tersebar dan perlu diluruskan supaya jangan sampai ada yang mencoba membuat cara-cara yang tidak benar dan membuat vaksinasi kita menjadi berantakan," ujar Arya, Rabu, (10/3/2021). Penyataan tersebut didukung oleh Sub Koordinator Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN Umi Gita Nugraheni yang mengatakan, Sentra Vaksinasi saat ini hanya diperuntukkan bagi pemilik KTP DKI Jakarta.
“Hanya untuk lansia dan pekerja publik ber-KTP DKI Jakarta ya," ujarnya saat dikonfirmasi oleh detikcom, Rabu (10/3/2021). Dari berbagai fakta yang sudah dijabarkan, unggahan akun Facebook Shanti Triana Hutagaol dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.
Where it circulated
Sources and references
- 1
- 2
Editor: Bentang Febrylian
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message