✕HoaxIndonesian

[SALAH] Video "Dibilang Corona Setelah Peti Dibuka Ternyata Matanya Diambil Tanpa Sepengetahuan Keluarga"

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

What the fact-checkers found

Hoaks lama beredar kembali. Faktanya, tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya akibat pembuluh darah di bagian kepala pecah. Kondisi ini akibat jenazah pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat stroke dan hipertensi. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

Kategori: Konten yang Menyesatkan

Akun Facebook Ghofartrans Ghofar (fb.com/ghofartrans.ghofar) pada 19 Juni 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut: “Py ngeneiki jjl do muni corola jembut ujung" celeng kabeh petugase,..!" Di video tersebut terdapat narasi “DIBILANG CORONA SETELAH PETI DIBUKA TERNYATA MATANYA DIAMBIL TANPA SEPENGETAHUAN KELUARGA SUNGGUH MANUSIA BIADAB" Sumber: https://bit.ly/3AinUNp (Arsip)

PENJELASAN Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya jenazah pasien Covid-19 di Probolinggo yang ketika peti dibuka ternyata matanya adalah klaim yang menyesatkan. Faktanya, video ini merupakan hoaks lama beredar kembali. Faktanya, tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya akibat pembuluh darah di bagian kepala pecah.

Kondisi ini akibat jenazah pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat stroke dan hipertensi. Dilansir dari artikel berjudul “[SALAH] “Jenazah pasien yang ‘katanya’ kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada" yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 9 November 2020, berikut fakta terkait klaim tersebut: 1. Bola mata tidak hilang Informasi jenazah jenazah pasien positif Covid-19 tanpa bola mata tidak benar.

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo pun telah membantah klaim video jenazah pasien positif COVID-19 tanpa bola mata tersebut. “Tidak betul ada pengambilan organ (mata) sebagaimana yang beredar di media sosial karena pada saat pemulasaran jenazah dengan protokol COVID-19 sudah disaksikan oleh pihak keluarga," kata Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono. 2.

Pengakuan keluarga Salah satu keluarga pasien positif yang meninggal tersebut Ainur Huda mengatakan video yang beredar menyebutkan mata ibu M hilang itu tidak benar karena pihak keluarga menyaksikan pemulasaran jenazah. “Saya melihat sendiri saat pemulasaran jenazah dan tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya," katanya.

Ia menjelaskan almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi dan stoke sejak lama, bahkan sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. “Pihak keluarga membuka peti jenazah pasien COVID-19 karena ibunya ingin melihat jenazah anaknya untuk terakhir kali dan saat dibuka kondisi jenazah tersebut mengalami pendarahan yang keluar dari hidung," ujarnya. 3.

Pendarahan karena pembuluh darah pecah Koordinator Penegakan Hukum Satgas COVID-19 Jawa Timur Ugas Irwanto menyatakan, jenazah pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat stroke dan hipertensi. Kondisi ini mengakibatkan pembuluh darah di bagian kepala pecah. Sehingga kemudian menimbulkan pendarahan di sejumlah bagian. “Di antaranya, melalui bagian mata. Jenazah tersebut, akhirnya memang dibuka dan dimandikan kembali oleh pihak keluarga.

Disaksikan tokoh agama setempat," kata Ugas. REFERENSI

https://turnbackhoax.id/2020/11/09/salah-jenazah-pasien-yang-katanya-kena-kop…

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4403150/viral-klaim-video-jenazah-pos…

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] "Jenazah pasien yang ‘katanya' kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada"

Tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya akibat pembuluh darah di bagian kepala pecah. Kondisi ini akibat jenazah pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat stroke dan hipertensi.

Satgas COVID-19 Hoax BusterNov 9, 2020
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Mata Jenazah Covid-19 diambil tanpa Sepengetahuan Keluarga

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Informasi yang salah. Tidak ada organ yang diambil dari jenazah tersebut yang diketahui positif Covid-19 dan memiliki riwayat stroke dan hipertensi, pendarahan tersebut…

Satgas COVID-19 Hoax BusterJul 25, 2021
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Video "DI BALIK COVID-19/CORONA TERNYATA ISI NYA SUDAH HABIS"

Video yang diunggah oleh akun Youtube @SemuaAdadiSini merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 2018. Video tersebut diunggah jauh sebelum virus corona atau Covid-19 muncul.

Satgas COVID-19 Hoax BusterJun 8, 2020
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Jenazah Pasien Covid-19 Dikubur Masih Pakai Daster dan Tidak Sesuai Syariat Fardhu Kifayah Islam

Hasil periksa fakta Ayang Setiawan (Universitas Suryakancana). Jenazah sudah dimandikan oleh petugas rumah sakit sebelum dikafani. Berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2020 tentang prosedur memandikan jenazah yang terpapar Covid-19 dapat…

Satgas COVID-19 Hoax BusterOct 20, 2020