[SALAH] Video Penyerangan terhadap Anggota TNI di Papua
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Bukan di Papua, melainkan di Jambi. Sejumlah anggota TNI Polri menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang saat mengawal pemadaman kebakaran lahan di Distrik VIII PT Wira Karya Sakti (WKS), Jambi. Atas peristiwa itu, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku kerusuhan tersebut. Sebanyak 49 orang pun telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Akun ini menuliskan narasi sebagai berikut :
“Ini Negara kita pemerintah nya kemana?
Kok sudah lama Papua begini masih DIAM saja tanpa suara apalagi aksi nya
Mau nanya arti dan maksud dari “NKRI harga mati” itu apa?”
Setelah ditelusuri, video tentang penyerangan terhadap anggota TNI di Papua ternyata tidak benar.
Kejadian yang terekam dalam video tersebut bukan terjadi di Papua, melainkan di Jambi. Fakta ini sebagaimana dikutip dari situs Liputan6.com dengan judul “Kronologi Penyerangan Anggota TNI-Polri di Jambi”.
Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah anggota TNI Polri menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang saat mengawal pemadaman kebakaran lahan di Distrik VIII PT Wira Karya Sakti (WKS), Jambi. Sebanyak empat aparat keamanan harus menjalani perawatan dengan dua di antaranya mengalami luka berat.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, peristiwa itu berawal saat kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang diketuai oleh Muslim (M), membakar sejumlah lahan konsesi PT WKS di Kabupaten Batanghari, Jambi.
Muslim bersama kelompoknya diduga menempati lahan seluas 200 hektare itu secara ilegal. Meski sudah ada komunikasi dengan pihak perusahaan, namun selalu menemui jalan buntu.
“Kegiatan saudara M dan yang menyewa itu membakar lahan itu. Pohon Akasia itu ditebangin untuk mereka mengelola ulang dengan tanaman biasa, singkong, dan lainnya. Ketika dilakukan pemadaman kebakaran oleh pengamanan TNI Polri, terjadi penyerangan. Sekitar 200 orang menyerang,” tutur Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).
Atas peristiwa itu, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku kerusuhan tersebut. Sebanyak 49 orang pun telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
“Jadi waktu KLH ke sana dan memadamkan itu, teman-teman TNI Polri mendampingi. Tapi masyarakat marah dan tidak suka, dan terjadi penyerangan. Termasuk perusakan mess di sana,” jelas dia.
Asep menampik bahwa anggota TNI Polri yang disiagakan untuk memadamkan api merupakan bekingan pihak perusahaan.
“Tidak. Di sana mengawal pemadaman,” Asep menandaskan.
Where it circulated
web[dot]archive[dot]org/web/20190723053140/ https://www.facebook.com/anisah.saraswati.16/videos/198677464455758/ – Sudah dibagikan 1912 kali saat tangkapan layar diambil.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] Video Penyerangan Terhadap Anggota TNI di Papua
[HOAKS] TNI Serang Kelompok Separatis di Nduga dengan Bom
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com — Saat ini beredar informasi adanya penyerangan yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap kelompok kriminal separatis bersenjata di Nduga, Papua, dengan…
[DISINFORMASI] Penyerangan Asrama Papua di Makassar
[SALAH] Foto Pdt.DR.Ir.Niko Njotorahardjo Mendukung Paslon Prabowo-Sandi
“ Beredar postingan di media sosial yang menyatakan bahwa Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo, mendukung Paslon nomor 02, Prabowo-Sandi. Namun, melalui halaman Facebook resmi dari Pdt.DR.Ir.Niko.Njotorahardjo melakukan klarifikasi terhadap berita tersebut dan…