✓CredibleClarificationIndonesian

Viral, Istana Pastikan Teks Pidato Presiden Soal Pilkada Hoax

Fact-check by Stophoax.idPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Rabu,03/01/2018

JPP, JAKARTA – Berita bohong atau hoax berupa pesan berantai di media sosial (medsos) yang berisikan pidato Presiden Joko Widodo tentang adanya ancaman terhadap kondisi keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok masyarakat terkait hasil Pilkada DKI Jakarta pada 2017 beredar luas.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/1/2018), mengatakan Istana Kepresidenan memastikan bahwa pesan berantai tersebut merupakan hoax.

Dalam pesan tersebut, dikatakan bahwa Presiden menyampaikan pidato di Stadion Utama Senayan di depan seratus ribu hadirin sebagai tanggapan atas maraknya aksi demonstrasi pasca-Pilkada DKI Jakarta.

“Perlu ditegaskan, Presiden Joko Widodo tidak pernah menghadiri acara dimaksud apalagi menyampaikan pidato yang ada dalam pesan tersebut,” tegas Bey.

Ia memastikan pula bahwa penyebaran pesan berantai tersebut merupakan ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghentikan maraknya penyebaran berita bohong atau hasutan yang mengandung fitnah dan kebencian.

Presiden mengajak agar seluruh pihak menonjolkan nilai-nilai kesopanan dan kesantunan sebagai akar budaya masyarakat di Tanah Air.

“Marilah bersama-sama kita hentikan penyebaran berita bohong atau hasutan, yang mengandung fitnah dan kebencian di media sosial. Mari kita tunjukkan nilai-nilai kesantunan dan nilai-nilai kesopanan sebagai budaya Indonesia,” tutur Presiden dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →