[HOAKS] Pencurian Saldo Rekening M-Banking Lewat Telepon Bernomor +62282
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar di media sosial lewat sebuah postingan yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati. Postingan tersebut mengajak masyarakat untuk tidak mengangkat telepon apabila ada panggilan dari nomor +62282. Pasalnya nomor ini disebut-sebut merupakan modus baru untuk mencuri saldo rekening tabungan yang terhubung dengan M-Banking. Postingan ini juga menghimbau untuk menyebarkan informasi ini kepada rekan-rekan lainnya untuk menghindari jatuhnya korban.
Berdasarkan penelusuran, isu ini merupakan isu yang sudah lama beredar di masyarakat dan didaur ulang kembali. Telah dikonfirmasi bahwa informasi ini adalah informasi yang tidak benar atau hoaks. Hal ini diungkapkan oleh pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya seperti dikutip dari Liputan6.com. Beliau mengatakan bahwa tidak benar jika mengangkat telepon dari nomor tersebut, saldo tabungan M-Banking akan berkurang. Menurutnya, nomor tersebut merupakan nomor milik salah satu operator telekomunikasi. Menurutnya, untuk mencuri saldo tabungan M-Banking tidaklah semudah dengan menggunakan nomor telepon saja, melainkan perlu menggunakan berbagai metode lainnya. Adapun nomor +62282 sendiri merupakan nomor operator selular XL untuk layanan magic call, dan bukan untuk menipu konsumen seperti dikonfirmasi oleh Public Relations Manager XL, Henry Wijayanto.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Saldo Rekening BRI Raib Dikaitkan dengan Registrasi Kartu Prabayar. Kominfo: Itu Hoax!
Saldo Rekening BRI raib dikaitkan dengan registrasi kartu prabayar jelas tidak benar, karena registrasi kartu prabayar. Saldo rekening pada sejumlah nasabah BRI yang hilang di Kediri, karena ada pelaku SKIMMING (menduplikasi data pada kartu ATM).
[KLARIFIKASI] Beredarnya Surat Pernyataan dari Bank Mandiri Tentang Rekening Sofyan Basir Sebesar Rp 104 Triliun
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengklarifikasi surat pernyataan tentang tanggung tanggung jawab tiga direktur Bank Mandiri atas rekening Sofyan Basir sebesar Rp 104 triliun.
[KLARIFIKASI] “Stiker Call Center di Mesin ATM Bisa Rekam PIN untuk Kuras Saldo Tabungan”
Hoax lama yang diulang-ulang dan sudah terklarifikasi sejak tahun lalu: “detikcom mengkonfirmasi kebenaran informasi ini ke Bank Indonesia (BI) sebab dalam pesan itu disebutkan sumber informasi berasal dari pejabat BI Jakarta.