Imigrasi: Indonesia Berikan Visa Wisata ke Israel HOAX!
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
JPP, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan visa wisata kepada Israel dan menegaskan kabar tersebut adalah hoax (bohong).
“Pemberitaan yang menyatakan Indonesia memberikan visa wisata kepada Israel adalah hoax,” tegas Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (4/5/2018).
Agung menjelaskan bahwa Pemerintah tidak memiliki kebijakan pemberian visa wisata kepada warga negara Israel, dikarenakan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sesuai dengan kebijakan luar negeri Pemerintah Indonesia.
Menurutnya, pemberian visa kepada warga negara asing yang tidak memiliki hubungan diplomatik diberikan dengan mekanisme Calling Visa melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang beranggotakan beberapa instansi terkait termasuk Ditjen Imigrasi.
Oleh karena itu, Agung berharap melalui penjelasan ini masyarakat bisa lebih memahami dan tidak terpancing dengan kabar hoax itu.
“Semoga masyarakat memahami dan tidak terpancing dengan pemberitaan yang menyesatkan tersebut,” pungkasnya. (ham)
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH]: Ditjen Imigrasi Bantah Indonesia Keluarkan Visa Untuk Israel
Foto Ilustrasi Visa by Okezone.com Debunk ini berisi klarifikasi bantahan dari Direktorat Jendral Imigrasi terkait isu atau informasi yang menyebutkan bahwa indonesia mengeluarkan visa bagi turis yang berasal dari Israel.
[BENAR] Viral Foto Tebing Uluwatu Bali Retak, Pihak Pengelola Berikan Klarifikasi
Viral melalui media sosial, sebuah foto yang didalamnya nampak terlihat bahwa tebing Uluwatu Bali Retak. Melihat viralnya foto tersebut, pihak terkait pun akhirnya memberikan klarifikasi.