[SALAH]: Ditjen Imigrasi Bantah Indonesia Keluarkan Visa Untuk Israel
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Foto Ilustrasi Visa by Okezone.com
Debunk ini berisi klarifikasi bantahan dari Direktorat Jendral Imigrasi terkait isu atau informasi yang menyebutkan bahwa indonesia mengeluarkan visa bagi turis yang berasal dari Israel. pemberitaan itu dibantah oleh pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Imigrasi yang mengawasi pengurusan visa. Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menegaskan bahwa tidak ada pemberian visa bagi warga Israel. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tidak mengakui adanya Indonesia-Israel Agency. Semua kebijakan resmi mengenai pengabulan visa hanya akan dipublikasikan di laman resmi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
(KATEGORI): KLARIFIKASI
(SUMBER) MEDIA DARING
(PENJELASAN LENGKAP):
Belum lama ini beredar kabar bahwa Indonesia mengeluarkan Visa bagi turis yang berasal dari Israel, Sebagaimana diberitakan situs berita Israel, Haaretz menyebut bahwa warga Israel boleh mengajukan visa mulai 1 Mei.
“Karena ketiadaan hubungan diplomatik, Israel hanya dapat mengajukan visa melalui Israel Indonesia Agency, yang dibentuk bulan lalu dengan biaya $135. Dokumen berlaku selama 30 hari dan perpanjangan dikenakan biaya $35 per hari,” tulis Haaretz, Kamis (3/5).
Kementerian Luar Negeri RI dan Direktur Jenderal Imigrasi membantah kabar tersebut.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Menteri Pariwisata dan Dirjen Imigrasi terkait hal ini. Informasi tersebut tidak benar,” kata Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (4/5).
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno lewat rilisnya juga membantah hal tersebut.
“Tidak ada visa turis untuk Israel,” tulis Agung dalam rilisnya, Jumat (4/5).
Disebutkan, pemerintah Indonesia tidak memiliki kebijakan pemberian visa wisata kepada warga negara Israel.
‘Pemberian visa kepada warga negara asing yang tidak memiliki hubungan diplomatik diberikan dengan mekanisme Calling Visa melalui Kementerian Luar Negeri yang beranggotakan beberapa instansi terkait termasuk Ditjen Imigrasi,” kata Agung.
Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sesuai dengan kebijakan luar negeri Pemerintah Indonesia.
“Pemberitaan yang menyatakan Indonesia memberikan visa wisata kepada Israel adalah hoaks. Semoga masyarakat memahami dan tidak terpancing dengan pemberitaan yang menyesatkan tersebut,’ kata Agung.
(REFERENSI):
https://dunia.tempo.co/read/1085874/indonesia-keluarkan-visa-turis-israel-kem…
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180504173719-106-295792/indonesi…
https://news.okezone.com/read/2018/05/04/18/1894573/ditjen-imigrasi-kabar-ind…
twitter.com/ditjen_imigrasi
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Imigrasi: Indonesia Berikan Visa Wisata ke Israel HOAX!
JPP, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan visa wisata kepada Israel dan menegaskan kabar tersebut adalah hoax (bohong).
[KLARIFIKASI] Kejati Kaltim Bantah Telah Keluarkan Rekomendasi Pengawasan Proyek Masjid Pemprov Kaltim di Kinibalu
Atas terpasangnya plang pengawasan mengatasnamakan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) di proyek pembangunan Masjid Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim di Lapangan Kini Balu, pihak Kejati pun angkat bicara.
[BENAR] KPK Bantah Keluarkan Surat Edaran Terhadap Universitas Sam Ratulangi
Sebuah surat edaran yang mengatasnamakan instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Universitas Sam Ratulangi terkait gratifikasi yang diterima oleh pihak kampus beredar di media sosial.
[BENAR] “BI Bantah Keluarkan Uang Berstempel 2019 Ganti Presiden dan Prabowo Satria Piningit”
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara, Buwono Budi Santoso dan Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Agusman menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan uang berstempel 2019 Ganti Presiden dan Prabowo…