Penduduk Perlu Ganti KK Setelah Registrasi Kartu Prabayar
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“Terkait dengan isu hoax di media sosial yang kemarin terus menyerang Ditjen Dukcapil, bahwa semua data teman-teman yang melakukan registrasi kartu prabayar saya jamin aman. Yang menggunakan web service Dukcapil Kemendagri aman, tidak ada data yang keluar, tidak ada data yang bocor,” terang Zudan dalam diskusi mingguan di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018).
“Dan bagi penduduk yang sudah melakukan registrasi tidak perlu mengganti kartu keluarganya. Karena isunya begitu, ada tulisan dan foto saya, diisukan sesuai saran Dirjen Dukcapil, jika sudah melakukan registrasi kartu prabayar untuk segera mengganti kartu keluarga karena datanya tidak aman,” sambung dia.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Saldo Rekening BRI Raib Dikaitkan dengan Registrasi Kartu Prabayar. Kominfo: Itu Hoax!
Saldo Rekening BRI raib dikaitkan dengan registrasi kartu prabayar jelas tidak benar, karena registrasi kartu prabayar. Saldo rekening pada sejumlah nasabah BRI yang hilang di Kediri, karena ada pelaku SKIMMING (menduplikasi data pada kartu ATM).
[SALAH] Kemkominfo Buat Help Desk Registrasi Kartu Prabayar
Foto: Kompas.com (RINGKASAN): postingan ini mengklarifikasi kabar yang menyebutkan bahwa Kementrian Komunikasi dan Informasi membuat Help Desk untuk membantu masyarakat yang kesulitan dalam registrasi kartu prabayar.
[HOAX] “Hoax, Registrasi Kartu Prabayar Paling Lambat 31 Oktober 2017”
Info yang beredar dalam pesan berantai WhatsApp tersebut adalah Hoax, karena faktanya batas tenggat waktu paling lambat melakukan registrasi Kartu Sim bagi pengguna lama adalah sampai tanggal 28 februari 2018.