Penjelasan BPOM RI tentang Penyalahgunaan Obat Jenis PCC
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Badan POM RI perlu memberikan penjelasan sehubungan pemberitaan di berbagai media massa termasuk media sosial baru-baru ini terkait penyalahgunaan obat bertuliskan PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara hingga menyebabkan 1 (satu) orang meninggal dunia dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit di Kendari.
Kasus ini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian RI bersama Badan POM RI guna mengungkap pelaku peredaran obat tersebut serta jaringannya. Badan POM RI dalam hal ini berperan aktif memberikan bantuan ahli serta uji laboratorium dalam penanganan kasus tersebut.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM RI tentang Isu Penyalahgunaan Obat Progesterex
Badan POM telah melakukan penelusuran terkait obat tersebut dan menyatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah HOAX sehubungan dengan beredarnya pemberitaan di media sosial terkait peredaran dan penyalahgunaan obat baru dengan nama “Progesterex”.
Penjelasan BPOM RI tentang Obat Dumolid
Badan POM perlu memberikan penjelasan sehubungan pemberitaan di berbagai media massa termasuk media sosial belakangan ini terkait penyalahgunaan obat Dumolid.
Penjelasan BPOM RI Tentang Penarikan Obat Antihipertensi Golongan Angiotensin Receptor Blocker
–
Penjelasan BPOM RI tentang Kehalalan Produk Obat dan Makanan serta penggunaan kode E-Numbers
BPOM memandang perlu memberikan penjelasan sehubungan dengan beredarnya video di media sosial mengenai isu kehalalan produk obat dan makanan yang dalam proses pembuatannya menggunakan bahan tambahan berasal dari babi.