[SALAH] PWNU Jawa Timur Siap Menangkan Prabowo Sandi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“Video ini jelas meresahkan dan penggiringan opini seolah-olah NU secara struktural mendukung capres nomor urut 02. Secara organisasi NU tidak dibenarkan terlibat dukung mendukung dalam kontestasi politik. Sesuai Khittah NU 1926, NU secara organisasi dilarang berpolitik,” terang Gus Abid, Rabu (23/1/2019). Selengkapnya di bagian PENJELASAN.
Pra itu menyebut pengurus NU Jatim mendukung Prabowo-Sandi. Dia juga menunjukkan sejumlah spanduk dan baliho bergambar paslon yang didukung Partai Demokrat itu.
“Wahai saudaraku, saya sekarang berada di depan kantor PWNU Jatim. Ini membuktilan kalau warga NU Jawa Timur mendukung pasangan Prabowo-Sandi,” ucap pria itu dalam video.
Salah satu sumber yang dimuat di facebook akun Negeri Tuyul II ( https://www.facebook.com/negerituyul.II ) – https://www.facebook.com/negerituyul.II/videos/789346018073103/ – Sudah dibagikan lebih dari 200 kali saat tangakapan layar diambil.
Salah satu sumber : https://www.youtube.com/watch?v=LhrXFcrcuew – Sudah ditonton lebih dari 1210 kali saat tangkapan layar diambil.
Video ini mendapat reaksi keras dari Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jatim, Moh Abid Umar Faruq. Aktivis muda NU yang akrab disapa Gus Abid itu mengecam penyebaran video ini. Lokasi video tersebut juga sebenarnya berada di Gedung Museum NU, yang lokasinya berdekatan dengan kantor Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi.
“Video ini jelas meresahkan dan penggiringan opini seolah-olah NU secara struktural mendukung capres nomor urut 02. Secara organisasi NU tidak dibenarkan terlibat dukung mendukung dalam kontestasi politik. Sesuai Khittah NU 1926, NU secara organisasi dilarang berpolitik,” terang Gus Abid, Rabu (23/1/2019).
Gus Abid memberi ultimatum pada pria yang ada di video tersebut untuk meminta maaf secara langsung kepada pengurus PWNU Jatim dalam jangka waktu 3×24 jam. Sebab kader NU di bawah resah karena video tersebut.
“Termasuk kader Ansor dan Banser (ikut resah). Tetapi kami memerintahkan agar seluruh kader menahan diri dan menunggu iktikad baik pembuat video itu. Jika dalam waktu 3×24 jam tidak ada permintaan maaf, kami akan mengambil langkah selanjutnya yang dianggap perlu,” tutupnya.
Tambahan;
1. Bantahan Ketua PWNU JATIM atas Video yang Memfitnah PWNU JATIM
https://www.youtube.com/watch?v=eKyQEbN0sGc
2.Akhirnya, pelaku yg telah melakukan hoax dukungan PWNU jatim dan benner prabowo sandi terpasang di kantor telah minta maaf. Kami maafkan bro, tp kami gak akan pilih calon/tim sukses yg gemar sebar kebohongan #NUJatimTolakHoax – https://twitter.com/rizamsyafiq/status/1088268535879483393
Sources and references
- 1
- 2
- 3
Bantahan Ketua PWNU JATIM atas Video yang Memfitnah PWNU JATIM
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] “Banser NU Jatim Siap Jadi Relawan ke Myanmar”
(1) Sumber foto tweet dari situs beritaislamterpadu.org (2) Situs tersebut mengambil dari foto acara “Peringati Hari Pancasila, Ribuan Banser Apel di Cirebon”, salahsatu situs yang memberitakan › https://daerah.sindonews.com/…/peringati-hari-pancasila-rib……
[HOAKS] Foto Anggota Polri Dukung Salah Satu Pasangan Capres-Cawapres
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Salah satu akun Facebook mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan beberapa anggota kepolisian tengah duduk berkumpul di sebuah aula.
[KLARIFIKASI] Metro TV Ralat Tayangan Quick Count yang Menangkan Prabowo-Sandi
Berdasarkan penelusuran Kompas com seorang warganet mengunggah video yang menampilkan tayangan live event pemilu serentak 2019 di Metro TV pada pukul 15 11 WIB Rabu 17 4 2019 Dalam tayangan itu muncul dua grafis penghitungan suara dari enam lembaga survei…
[SALAH] Penasihat Istana RI adalah Anggota Partai Komunis Cina
Jack Ma menerima tawaran menjadi penasihat panitia pengarah roadmap e-commerce Indonesia. Ma datang ke Indonesia pada Oktober 2018 untuk menghadiri rangkaian acara Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional – Bank Dunia di Bali.